Previous Next

ASISTENSI LANJUTAN CEISA 4.0 LAYANAN EKSPOR

 
Bincang Monev CEISA 4.0 Ekspor
Sidoarjo - CEISA 4.0 Layanan Ekspor semakin siap diimplementasikan secara luas untuk memperlancar proses bisnis kepabeanan para pelaku ekspor. Melanjutkan asistensi bulan lalu, Selasa (6/9/2022) Bea Cukai Juanda bekerjasama dengan Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai (Dit. IKC) melaksanakan Monitoring, Evaluasi, dan Pelatihan CEISA 40 Ekspor bagi Pengguna Jasa di Lingkungan Bea Cukai Juanda. Sebanyak lebih dari 30 eksportir dan PPJK hadir di aula kantor untuk mengikuti asistensi sing ini.
Kegiatan yang digelar hari ini merupakan tindak lanjut atas pelaksanaan uji coba terbatas terhadap CEISA 4.0 Layanan Ekspor yang telah dimulai 16 Augustus lalu. Mengawali kegiatan, Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Himawan Indarjono membuka acara sekaligus menyambut para peserta. “Perubahan adalah suatu keniscayaan, perkembangan modul ekspor menuju CEISA 4.0 merupakan sebuah tuntutan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi yang harus dilakukan dan dihadapi bersama”, tuturnya. Himawan mengajak seluruh peserta untuk berkontribusai terhadap pengembangan sistem ini dengan memberikan saran dan masukan terhadap sistem yang telah diujikan.
Memasuki acara inti, Kepala Seksi Pengembangan Sistem Informasi II, Puji Suharso selaku narasumber menggali berbagai kendala dan permasalahan yang dialami para peserta ketika menyampaikan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) melalui CEISA 4.0. Pada sesi ini narasumber dan para peserta aktif saling berbagi informasi serta memberikan solusi, saran dan masukan atas pengimplementasian CEISA 4.0 Layanan Ekspor. Nantinya masukan yang ditampung akan dibahas lebih lanjut oleh Tim Dit. IKC sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan sistem.
Perbaikan terhadap sistem merupakan hal yang senantiasa dilakukan Bea Cukai. Bea Cukai berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas yang mudah diakses serta layanan yang modern dan lancar untuk masyarakat pelaku usaha. Dengan demikian kegiatan ekspor dapat semakin lancar sehingga mampu mendorong produk lokal ke kancah global dan mendokngkrak penerimaan negara.